Atasi Kemacetan, Satpol PP Demak Tertibkan Pedagang Liar yang Berjualan di Luar Pasar Bintoro

Atasi Kemacetan, Satpol PP Demak Tertibkan Pedagang Liar yang Berjualan di Luar Pasar Bintoro

Satpol PP Pemkab Demak menggelar operasi subuh untuk menertibkan pedagang liar yang berjualan di bahu jalan dan di luar pasar Bintoro Demak, Kamis (25/4/2019) pukul 04.00 WIB.

Pedagang dibuat kebingungan saat petugas Satpol PP datang untuk menertibkan mereka.

Penertiban melibatkan puluhan personel dan tiga mobil truk yang yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Demak Muhammad Ridhodin.

Mereka berusaha menyelamatkan barang dagangan dengan memindahkan ke dalam pasar.

Sebagian lainnya membawa barang dagangan menuju gang kampung di sisi utara Pasar Bintoro.

Petugas memberikan waktu kepada pedagang untuk segera memindahkan kembali dagangan ke kios atau lapak di dalam pasar.

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2019/04/25/atasi-kemacetan-satpol-pp-demak-tertibkan-pedagang-liar-yang-berjualan-di-luar-pasar-bintoro/

Satpol PP Kab. Demak Amankan 7 Anak Jalanan Yang Ganggu Pengguna Jalan

Satpol PP Kab. Demak Amankan 7 Anak Jalanan Yang Ganggu Pengguna Jalan

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satpol PP Kabupaten Demak mengamankan 7 anak punk yang sering nongkrong dan meresahkan pengguna jalan di perempatan Traffic Ligth Trengguli Demak beberapa hari lalu.

Kepala Satpol PP Kabupaten Demak Bambang Saptoro mengatakan tindakan itu diambil setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang melaporkan di kawasan itu sering digunakan nongkrong anak-anak punk dan seringkali mengganggu pengguna jalan, bahkan meresahkan masyarakat sekitar.

“Setelah diperiksa dan dimintai keterangan ternyata mereka berasal dari luar daerah, ini sangat memprihatinkan sekali,” ujarnya, Kamis (14/2).

Menurutnya, langkah pengamanan ini merupakan tugas dan kewajiban rutin Satpol PP sebagai aparat penegakan Perda No 2 Tahun 2015 tentang penanggulangan penyakit masyarakat di Kabupaten Demak.

Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Demak Adi Prabowo menuturkan selama 2018 pihaknya sudah mengamankan 75 anak punk, dan hingga Februari 2019 tercatat sudah ada 18 anak punk.

“Setelah kami amankan di Kantor, kami catat identitasnya dan menandatangani surat penyataan tidak mengulangi perbuatannya. Untuk memberikan efek jera, biasanya kami potong gundul dan kita lepas di tempat terpencil jauh dari permukiman warga,” tuturnya.

Menurutnya, untuk menangani anak-anak punk yang diamankan, pihaknya berencana akan bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah untuk membina dan mendidik selama 6 bulan di Panti Perlindungan Anak di Tawangmangu Karanganyar.

Dengan demikian, dia menambahkan di masa mendatang di Kabupaten Demak lebih aman, kondusif, tentram, damai dan terbebas dari anak punk yang meresahkan warga dan pengguna jalan.

Sumber : https://semarangpedia.com/satpol-pp-demak-amankan-7-anak-jalanan-yang-ganggu-pengguna-jalan/